ashar

ashar

Kamis, 20 Oktober 2011

CONTOH SURAT LAMARAN KERJA PART II


Pekanbaru, 22 oktober 2011
Kepada Yth.
HRD Maneger
PT. Metro Batavia Airlines
Terminal 1C Bandara Internasional Soekarno Hatta
Di
Cengkareng

Dengan hormat,
Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari lembaga pelatihan Bina Avia Persada, menerangkan bahwa dibutuhkan penambahan Sumber Daya Manusia di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin sebagai Staf Pasasi. Dengan ini saya bermaksud mengajukan surat lamaran untuk menempati posisi tersebut.

Saya yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama                                         : Dwi Riwaldi Ashar
Tempat Tanggal Lahir              : Selatpanjang, 29 Oktober 1993                   
Alamat                                       : Jl. H.R Soebrantas (Panam) pekanbaru. riau
Jenis Kelamin                           : Laki-Laki
Agama                                       : Islam
No Hand Phone                        : 083183013991

Besar harapan saya untuk dapat diberikan Kesempatan mengikuti seleksi wawancara dan dapat diterima bekerja sebagai Staf Pasasi pada PT. Metro Batavia Airlines
Demikian Surat Lamaran ini saya buat. Atas perhatian dan Kebijaksanaan yang Bapak/Ibu berikan saya ucapkan terima kasih.


Hormat Saya,


Dwi Riwaldi Ashar

Selasa, 18 Oktober 2011

CONTOH SURAT LAMARAN KERJA


Pekanbaru, 19 Oktober 2011

Kepada Yth.
Bapak / Ibu Pimpinan
PT. Mora Sanel
Bandara Sultan Syarif Kasim II
Di Pekanbaru


Dengan Hormat,
Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari Lembaga Pelatihan Bina Avia Persada, menerangkan bahwa dibutuhkan penambahan Sumber Daya Manusia di Perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin sebagai STAFF AIRLINE. Dengan ini saya bermaksud mengajukan surat lamaran untuk menempati posisi tersebut.

Saya Dwi Riwaldi Ashar usia 18 tahun, berpenampilan menarik, jujur, disiplin, dapat bekerja keras dan bertanggung jawab serta sehat jasmani dan rohani. Saat ini saya mengikuti pelatihan program Ground Handling di Bina Avia Persada Pekanbaru.

Besar harapan saya untuk dapat diberikan kesempatan mengikuti seleksi wawancara dan dapat diterima bekerja sebagai STAFF AIRLINE pada PT. Mora Sanel Kantor Cabang Pekanbaru.
Demikian surat lamaran ini saya buat. Atas perhatian dan kebijaksanaan yang Bapak/Ibu berikan saya ucapkan terima kasih.


Hormat Saya,


Dwi Riwaldi Ashar

Senin, 17 Oktober 2011

Masa-masa Out Bond di Bina Avia Persada Pekanbaru

Bersama-sama mengikuti out bond di Rindu Spadan sangat menyenangkan berkumpul bersama, canda tawa pun dirasakan bersama. kegiatan yang di selenggarakan juga berbagai macam, dari flying fox, jurit malam, membuat rakit, dan masih banyak game-game yang lain.


keadaan saat kami sampai di sana sangat menyedihkan, karena semua merasa kelelahan selama dalam perjalanan.
semua mengmbil posisi untuk istirahat.

sibuk dengan membuat hotel / tempat tinggal selama out bond berlangsung. Kejadian ini sangat menyedihkan.
mulai dengan games yang seru saat membuat rakit untuk menyebrangi danau buatan

kegiatan yang membuat lutut bergoyang, saat berayun untuk melakukan flying fox
 semua seperti teroris. game ini begitu menegangkan, karena berperang seperti sungguhan.
 pembagian regu, berikut ini regu alfa yang heboh dan gokiil....
 saat-saat yang membuat perut sakit karena tertawa karena sibuk mengatur posisi di atas rakit.


kegiatan di tutup dengan acara api unggun yang membuat air mata menitik. Kami rindu saat-saat out bond.

Coba bikin lagu





Judul : Budak Kos Melayu
Chord : intro : Am  G  F
            reff : Em  Am








intro : Am  G  F

aaaaa aaaa aaaa......

Tersebut lah Kisah Budak Kos-kosan
Hidup sengsare tiade bahgie
Hidup sengsare Bagi semue
Semue budak merasekannye



bile kiriman tak ade tibe
Susah pun makan puase semue
Bile puase buke tak ade
Susah pun makan garok kepale

Reff : Em Am

Aduhai Emak Tolong Kirim duet
Aduhai bapak Jangan lambat kirem

Rabu, 12 Oktober 2011

Ashar_core12 Blog: KOTA BOGOR NAN INDAH

Ashar_core12 Blog: KOTA BOGOR NAN INDAH: Pertama kali menginjakkan kota bogor adalah hal yang luar biasa. pada saat awal sampai di kota depan kita pasti menjumpai tugu yang di namak...

Selasa, 11 Oktober 2011

KOTA BOGOR NAN INDAH

Pertama kali menginjakkan kota bogor adalah hal yang luar biasa. pada saat awal sampai di kota depan kita pasti menjumpai tugu yang di namakan dengan tugu bujang, ciri-ciri tugu itu memiliki ketinggian sekitar 10,3 M. tugu ini terletak di tangah bundaran tepat didepan Botani Squere salah satu mall di sana.
jangan lewat kan moment ini segera abadikan untuk kenang-kenangan. jika sudah mengabadikan jangan menunda waktu untuk singgah di Kebun Raya Kota Bogor, disana anda akan mendapati tumbuhan yang belum pernah anda lihat sebelumnya. di dalam nya terdapat berbagai macam tumbuhan dan berbagai macam tumbuhan itu berasal.



yang menarik bagi anda yang suka jalan jalan dan juga mencari barang barang murah, di Kota Bogor ini lah adalah tempat yang tepat untuk mencarinya. di sana banyak terdapat PJ-PJ murah dan barang yang di tawarkan juga kualitas tak kalah dengan distro.

kota bogor adalah kota yang nyaman untk menghilang kan stres, kareena udara yang segar, sejuk dan juga nyaman. orang di sekelilingnya juga tergolong orang yang ramah. menariknya kota bogor memiliki tanah yang baik untuk di tanami tanaman berbagai maccam ragam jenis. menurut polisi yang kami jumpai pada saat awal menginjakkan kaki di sana, ia mengatakan kota bogor adalah kota yang istimewa karena tanaman kurma yang hidup di gurun pasir juga tumbuh subur di sana.

saya belum bisa membuktikan kebenarannya karena belum menjumpai tanaman kurma tersebut.

 didalam kawasan kebun raya kota bogor ini terdapat alun alun dimana tempai ini adalah tempat adalah tempat tetengger bung karno .

jika anda berada di Kebun Raya kota bogor anda akan menemukan tanaman aneh yaitu tanaman paku yang tingginya melebihi ketinggian manusia, hal ini sangat menarik, karena yang saya ketahui tumbuhan paku yang tumbuh tidak melebuhi lutut orang dewasa.

jangan takut untuk jalan jalan ke Kebun raya kota bogor, anda tidak akan tersesat disana karena banyak sekali anda akan menjumpai peta yang mudah anda temukan.








demikaianlah cerita saya, jika ada kesalahan dalam penulisan dan tutur kata yang kurang jelas, saya mohon maaf. hanya ini yangsaya dapat sampai kan jika ada waktu saya akan menambahkan cerita ini di lain waktu. terimakasih kepada pembaca yang sudi membaca hasil penulisan saya....
== sekian dan saya ucap kan Terima Kasih==

Senin, 10 Oktober 2011

kumpulan cerita yong dolah

Perjalanan yong Dolah ke Negri Ngotjoleria

Yong Dolah waktu itu pergi ke negri Ngotjoleria tapi harus ke Bukittinggi dari Pekanbaru untuk mengantar belacan. Maka berceritalah si Pembual yang satu ini,,
“Yong naik lori pergi ke Bukittinggi. Pas diatas bukit, Yong nak tengok pemandangan pakai keker..” Yong Dolah memulai bualannya.
“Ape yang nampak Yong?” tanyaku.
“Tenampak Pulau Bengkalis”
“macaaam betul ajo dikau cakap ni Yong, Apo lagi Yong?”
“Haaaa nampak mak lagi menampi beras, Yong pun berteriak : “Maaaaak, kalau dah masak nanti, bilang ke Yong yo maaak !!”
“Alaaahh mak, macam mano nak dengo. Jarak Bukittinggi ke Pulau Bengkalis itu ratusan kilometer lah Yong !!. Ah… Yong ado-ado ajo..” bantahku..
“suko-suko aku lah , , kan aku sedang membual. . .”
“iyoooo pulak,,, “
lalu Yong Dolah tersenyum sambil kentut, DHUUUTTT UUUUTTT !! Dan menghirupnya dalam-dalam, sebab menurutnya “tidak ada kentut yang paling wangi selain kentut kita sendiri”
…..??
***
cerita ini 100% fiktif belaka, bila ada yang tidak setuju dengan pendapat Yong Dolah tentang “kentut”, silahkan buktikan sendiri kebenaranya. :D
belacan=terasi
ado=ada
ajo=saja
dengo=dengar
dikau=engkau
iyo pulak=iya juga
lori=truk
keker=teropong
tenampak=terlihat
yo=ya
siapa Yong Dolah ? baca juga ” penulis kompasiana dan pembual melayu” di
http://sosbud.kompasiana.com/2010/02/08/pembual/
salam kompasiana
butuh info untuk MIKE PROTNOY klik link ini :http://berontakzine.com/news/2010/12/17/avenged-sevenfold-memutuskan-untuk-tidak-memakai-lagi-mike-portnoy/

Minggu, 09 Oktober 2011

cara membuat daftar isi

Cara Mudah Membuat Daftar Isi Pada Microsoft Office 2007



Apakah kamu sering dapat tugas ngetik? terutama bikin makalah, proposal atau skripsi. Bila iya kamu pasti selalu nulis daftar isi kan,  Gimana biasanya kamu bikin daftar isi itu? Kamu tulis manual kah? misal Bab1 trus kamu ketik tanda titik terus sampe ke kanan baru kasih nomor halamannya. Kalau emang cara tersebut yang kamu pake selama ini, wah berarti kamu SALAH BESAR !!!. Biasanya kalau cara nulisnya manual gitu waktu dicetak hasilnya nggak karuan, kacau dan pada morat-marit. Hayo ada yang pernah ngalamain hal ini ya?? sama dong ma anax kolonx, dulu sebelum tahu caranya juga gitu, sempat bingung & stress juga, mana deadline udah deket banget. Tapi untungnya anax kolonx bisa tahu cara yang bener sebelum deadline tiba. Mau tahu juga Cara Mudah Membuat Daftar Isi Pada Microsoft Office 2007 ? Ada di bawah ini.
Berikut Cara Mudah Membuat Daftar Isi Pada Microsoft Office 2007 :


1. Pertama-tama kamu blok dulu kata-kata yang pengen menjadi daftar isi, misal "Bab 1 Pendahuluan" setelah itu pada tab menu atas Ms. Office kamu pilih menu References.

2. Setelah masuk di References, pada sub menu Table Of Content di pojok kiri atas ada Add Text, nah kamu klik saja, disitu ada level 1 sampai 3, kamu pilih kalimat mana yang akan kamu jadikan sebagai level 1,2 atau 3. Maksudnya level itu adalah penempatan kalimat tersebut dalam daftar isi nantinya. Silakan lihat gambar berikut untuk lebih jelasnya :
Perhatikan penempatan levelnya di daftar isi. Semakin besar level semakin ke kanan
3. Setelah level kamu atur, kamu cari halaman kosong untuk daftar isinya. Setelah itu klik Table Of Contents, dan binggo !!! sudah jadi kan daftar isinya. Pemberian halaman di kanan itu otomatis sesuai dengan di halaman berapa judul ditulis. Pada contoh di atas Bab I Pendahuluan aku taruh di halaman 1, maka secara otomatis pada daftar isi setelah titik-titik itu tertulis 1. Kamu bisa menggantinya secara manual dengan memblok hanya pada halaman setelah titik-titik itu, ingat diblok, jangan cuma naruh kursor didepan angkanya trus kamu delete. Cara manual ini sangat cocok jika kamu ingin mengganti halamnnya dengan huruf, misal untuk Halaman Judul dikasih i, trus Halaman Pengesahan kamu kasih ii, daftar isi kami kasih iii dan sebagaiya. Atau kamu juga bisa menggantinya secara otomatis yaitu dengan menaruh tulisan yang diblok paling atas itu pada halaman selain 1, misal halaman 2, setelah itu blok daftar isinya klik kanan dan pilih Update Field, pilih yang Update Entire Table, kemudian OK. Nah udah ganti sendiri kan halaman pada daftar isinya.

Dengan cara ini daftar isi kamu jadi kelihatan rapi dan tidak morat-marit lagi. Atau ada yang punya cara lain lagi dalam membuat daftar isi ini? silahkan menuju kotak komentar.

Cerita Lucu Banget 1

Testing Sekretaris
Setelah serangkain ujian dan test, akhirnya terpilihlah 5 orang wanita cantik untuk memperebutkan 1 posisi sebagai sekretaris di sebuah perusahaan. Si Bos bingung memilih mana dari kelima wanita tersebut, karena semuanya memiliki kualifikasi yang baik.

Akhirnya si Bos pun melakukan tatap muka dengan ke 5 calon sekretaris nya tersebut.

Bos: "Oke, kalian ber-5 telah berhasil melewati serangkaian ujian dan test yang berat. Sekarang adalah ujian terakhir. Sayangnya saya hanya akan memilih 1 diantara kalian untuk menempati posisi sebagai sekretaris saya di perusahaan ini, dengan gaji 30 juta/bulan."

Si Bos menghela nafas sebentar, "cantik-cantik semuanya," batin si Bos.

"Oke, Sekarang, saya membutuhkan 1 jawaban terbaik & logis dari kalian.Pertanyaannya: Wanita memiliki 2 mulut! Yaitu mulut atas, dan mulut bawah, apakah perbedaan dari kedua mulut tersebut?" Tanya si Bos akhirnya.

Kelima wanita cantik tadi berpikir sejenak, dan inilah jawaban mereka :

Wanita-1: "yang 1 vertikal, dan 1 lagi horizontal, Pak.."
"Hem... sangat baik, kamu memiliki pandangan sosiologis yg bagus." ujar si Bos sambil tersenyum puas.

Wanita 2: "yang 1 berbulu, dan 1 lagi tidak, Pak.."
 "mengesankan, kamu realistis." kata si Bos dengan mengangguk.

Wanita 3: "yang 1 bisa bicara, 1 lagi tidak bisa bicara Pak"
"Cukup bagus, kamu mengedepankan aspek komunikatif, hal penting bagi seorang sekertaris."

Wanita 4: "yang 1 ada gigi, 1 lagi ompong Pak"
Boss: hahahaha... kamu orang yang sangat humoris..

Wanita yang ke-5 bingung, karena semua jawaban yang terlintas dibenaknya sudah di sebutkan oleh yang lain. Tiba-tiba dia menemukan ide. Sambil tersenyum manja, wanita ke 5 menjawab :
"Mulut yang 1 dipake sendiri.... mulut yang lain dipake sama... Bosss" (sambil tersipu malu)

Si Bos tersentak kaget, dan langsung berdiri. Kata si Bos : "YAA....!! KAMU SAYA TERIMA!"


Cerita Humor 2

Curhatan Ayam

Ayam : Gwe benci banget sama manusia.
Sapi : Lah, mang lo napa..yam??
Ayam : masa gww baru makan beras dikit aja, langsung diusir, sampe di lempar-lempar batu segala. Padahal mereka ampir tiap ari makan telur dan daging gwe. Sebel!!! benci bngt gwe sama yang namanya manusia.
Sapi : Emang lo doang yang benci???? Gwe lebih benci mereka dari siapapun!
Ayam : Emang lo kenapa.. pi?
Sapi : Coba elo bayangin, ampir tiap ari susu gue di elus-elus, dipencet-pencet, diremas-remas, tapi manusia durjana itu ga pernah nikahin gwe, boro-boro ngelamar... Sakiiiittt banget batin gwe , emangnya gw jab1ay.!!!!!


Cerita Lucu 3

Tukang Becak dan Kuntilanak

Malam yang dingin. Seorang tukang becak menyun karena gak dapat penumpang dari sore. Akhirnya si tukang becak memutuskan untuk pulang.  Dalam perjalanan pulang, tiba-tiba muncul seorang wanita berambut panjang memanggilnya. "Wah, penumpang nih," pikir si tukang becak. Akhirnya wanita itu naik.

Tukang becak: "Mau kemana, dik?"
"Jalan aja pak, nanti saya beritau" jawab wanita itu datar.
Ketika sampai di dekat kuburan, Tiba-tiba menyuruh becak berhenti. “Stop, bang...”,katanya.

Pada saat si wanita turun, tukang becak melihat ternyata kaki wanita berambut panjang itu tidak menyentuh tanah. Serta merta si tukang becak berkata sambil mengigil : "Hiiii....Kuntilanakkkkkkkkk......"

Dengan spontan wanita itu melirik sinis ke arah si tukang becak : "Biarin…daripada lu, tukang becak!"


Cerita Lucu Banget 4

Robot Detektor Kebohongan
Maman adalah seorang genius, profesor pintar yang berhasil menciptakan sebuah robot canggih, yang memiliki kemampuan mendeteksi kebohongan apapun yang dikatakan oleh manusia. Si Robot akan menampar siapapun yang mengucapkan kebohongan. Dengan bangga, Maman membawa robot itu kerumah untuk dipamerkan pada anak dan istrinya.  Maman menunggu anaknya pulang untuk memperlihatkan hasil karyanya yang tercanggih itu.

Tetapi, anaknya tak kunjung pulang. Setelah sekian lama, baru sore hari lah si anak pulang.

"Asep, kamu dari mana? kok jam segini baru pulang” tanya si Maman
"Ada pelajaran tambahan pap" jawab Asep, sang anak.

*PLAK!!!* Sang Robot menampar si anak dengan keras.

"Asep, ini adalah robot ciptaan papap, dia akan menampar siapapun yang berbohong! Sekarang katakan dengan jujur, kenapa kamu pulang telat ??!"
"Maaf pap.... aku habis menonton film di rumah teman"

"Film apa?"
"Film Komedi pap"

*PLAK!!!*

"Ayo katakan dengan jujur film apa ??"
“Maaf pap… saya menonton film porno", jawab Asep sang anak sambil menunduk.

Mendengar jawaban Asep, Maman seketika marah. Matanya melotot. Sambil menunjuk-nunjuk, Maman berkata :
"Kamu ini yah... Kecil-kecil udah punya kelakuan kayak gitu? Kalo besar itu kamu mau jadi apa???! Kurang ajar kamu ya… bikin malu papap ajah."
"Perbuatan yang benar-benar memalukan!!! papap waktu seumuran kamu gak pernah senakal kamu tau !!!"

*PLAK* Maman sang profesor di tampar keras oleh si Robot.

Seketika, suasana rumah hening beberapa saat.

Istri Maman, yang sedari tadi mendengarkan kejadian tersebut keluar kamar dan langsung berkata : "Abang ini gimana sih??? Sama saja kelakuannya kayak anaknya! Buah Apel gak pernah jatuh jauh dari pohonnya kan? Inget Bang, bagaimanapun, Asep itu anak Abang, jadi...."

*PLAK* Si robot menampar istri Maman sebelum dia sempat menyelesaikan kata-katanya

Dan, seketika suasana rumah hening.... heninggggggggggg begitu lama.


Cerita Humor 5

Anak Nakal dan Nenek
Suatu pagi, seorang anak lelaki kecil keluar dari kamarnya dan bertanya pada neneknya,
"Nek, mana Papa dan Mama?"
"Mereka masih di dalam kamar cu.", jawab neneknya.
Anak itu tertawa, kemudian sarapan sendirian lalu pergi bermain.
Ketika pulang, hari sudah siang. Si anak lelaki itu bertanya lagi pada neneknya,
"Nek, di mana Papa dan Mama ?"
"Mereka masih di dalam kamar cu.", jawab singkat neneknya.
Anak itu tertawa geli, lalu menghabiskan makan siangnya dan pergi bermain lagi.
Malam harinya si anak baru pulang untuk makan malam. Sebelum makan si anak itu bertanya lagi pada neneknya.
"Nek, mana Papa dan Mama ?"
"Dari tadi pagi mereka masih dikamar, cu", kembali neneknya menjawab.
Anak itu kembali tertawa geli.
"Kenapa sih kamu ketawa-ketawa?", tanya neneknya keheranan.
Si anak menjawab :
"Semalam kan papa masuk kamarku, minta gel pelembab kulit, tapi saya kasih lem super glue..."


Cerita Lucu 6

Naik Gaji
Suatu hari, seorang wanita pembantu rumah tangga mendatangi majikan perempuannya.

Pembantu: "nyonya, saya mau minta naik gaji.."

Nyonya: "kenapa saya harus menaikkan gaji kamu?"

Pembantu: "ada 3 alasan nyonya.. Pertama saya membersihkan rumah lebih bersih daripada nyonya."

Nyonya: "siapa yg bilang?"

Pembantu: "Tuan yg bilang nyonya".

Nyonya: "oh..."

Pembantu: "kedua, saya memasak lebih enak daripada nyonya."

Nyonya: "siapa yg bilang?"

Pembantu: "Tuan yg bilang."

Nyonya: "oh..."

Pembantu: :ketiga, saya di ranjang lebih hebat daripada nyonya."

Nyonya: "Oh!!! Apa tuan juga yang bilang !!?!!"

Pembantu: "Bukan nyonya.., tapi tuan sebelah rumah yang bilang, kalo nyonya kurang hebat di ranjang"

Nyonya: "Ssssstt!!! Kamu minta naik brp???"

Cerita Humor 7

Cowok Idaman
Cewek : "Mas kerja dimana?"
C0w0k : "Saya cuma usaha beberapa hotel bintang 4 dan 5 di Jakarta dan Bali..."
Cewek : "(W0W...Konglomerat pasti!)... Mas tinggal dimana?"
C0w0k : "Pondok Indah Bukit G0LF..."
Cewek : "(W0W kereenn...Rumah 0rang-0rang "The Haves") Pasti gede rumahnya yah...?"
C0w0k : "Ngga ah...Biasa aja koq...cuma 3000 m2..."
Cewek : "(Busett!) Pasti mobilnya banyak yah...?"
C0w0k : "Sedikit koq...Cuma ada Ferrari. Jaguar. Mercedes. BMW. Mazda..."
Cewek : "(Wah c0w0k idaman gue nihh!!) Mas uda punya istri...?"
C0w0k : "Hmm...Sampai saat ini belum tuh...hehe..."
Cewek : "(Enak juga nih kalu gue bisa jadi bininya...) Mas mer0k0k??"
C0w0k : "Tidak...r0k0k itu tidak bagus untuk kesehatan tubuh..."
Cewek : "(Wah sehat nihh!) Mas suka minum-minuman keras?"
C0w0k : "Tidak d0nk..."
Cewek : "(Gilee...Cool abissss!!) Mas suka maen judi??"
C0w0k : "Nggak...ngapain juga judi? ngabisin duit aja"
Cewek : "(0oohhhh...So sweett...) Mas suka dugem gitu ga??"
C0w0k : "Tidak tidak..."
Cewek : "(Iihh...sh0leh banget nih c0w0kk!) Mas udah naik haji?"
C0w0k : "Yah...baru 3x dan umr0h paling 6x..."
Cewek : "(Subhanallah...cal0n surgawi...) H0binya apa sih mas?"
C0w0k : "BOH0NGIN 0rang......"



Kumpulan cerita lucu banget alias Cerita Humor di blog ini akan ditambah, so, keep visiting this blog, ok?. Semoga diatas berkenan di hati anda. Selamat ngakak membaca

pengetahuan maskapai penerbangan


GARUDA AIRLINE
Garuda Indonesia berawal dari tahun 1940-an, di mana Indonesia masih berperang melawan Belanda. Pada saat itu, Garuda terbang jalur spesial dengan pesawat DC-3.
Tanggal 26 Januari 1949 dianggap sebagai hari jadi maskapai penerbangan ini. Pada saat itu nama maskapai ini adalah Indonesian Airways. Pesawat pertama mereka bernama Seulawah atau Gunung Emas, yang diambil dari nama gunung terkenal di Aceh. Dana untuk membeli pesawat ini didapatkan dari sumbangan rakyat Aceh, pesawat tersebut dibeli seharga 120,000 dolar malaya yang sama dengan 20 kg emas. Maskapai ini tetap mendukung Indonesia sampai revolusi terhadap Belanda berakhir. Garuda Indonesia mendapatkan konsesi monopoli penerbangan dari Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 1950 dari Koninklijke Nederlandsch-Indische Luchtvaart Maatschappij (KNILM), perusahaan penerbangan nasional Hindia Belanda. Garuda adalah hasil joint venture antara Pemerintah Indonesia dengan maskapai Belanda Koninklijke Luchtvaart Maatschappij (KLM). Pada awalnya, Pemerintah Indonesia memiliki 51% saham dan selama 10 tahun pertama, perusahaan ini dikelola oleh KLM. Karena paksaan nasionalis, KLM menjual sebagian dari sahamnya di tahun 1954 ke pemerintah Indonesia.
Pemerintah Burma banyak menolong maskapai ini pada masa awal maskapai ini. Oleh karena itu, pada saat maskapai ini diresmikan sebagai perusahaan pada 31 Maret 1950, Garuda menyumbangkan Pemerintah Burma sebuah pesawat DC-3. Pada mulanya, Garuda memiliki 27 pesawat terbang, staf terdidik, bandara dan jadwal penerbangan, sebagai kelanjutan dari KNILM. Ini sangat berbeda dengan perusahaan-perusahaan pionir lainnya di Asia.
Pada tahun 1953, maskapai ini memiliki 46 pesawat, tetapi pada tahun 1955, pesawat Catalina mereka harus pensiun. Tahun 1956 mereka membuat jalur penerbangan pertama ke Mekkah.
Tahun 1960-an adalah saat kemajuan pesat maskapai ini. Tahun 1965 Garuda mendapat dua pesawat baru yaitu pesawat jet Convair 990 dan pesawat turboprop Lockheed L-118 Electra. Pada tahun 1961 dibuka jalur menuju Bandara Internasional Kai Tak di Hong Kong dan tahun 1965 tibalah era jet, dengan DC-8 mereka membuat jalur penerbangan ke Bandara Schiphol di Haarlemmermeer, Belanda, Eropa.
Tahun 1970-an Garuda mengambil Jet kecil DC-9 dan Fokker F28 saat itu Garuda memiliki 36 pesawat F28 dan merupakan operator pesawat terbesar di dunia untuk jenis pesawat tersebut. Pada saat itu, maskapai ini mulai membeli pesawat badan lebar seperti Boeing 747-200B dan McDonnell Douglas DC-10-30. Sementara pada 1980-an mengadopsi perangkat dari Airbus, seperti A300. Tahun 1990an, maskapai ini membeli Boeing 737, Boeing 747-400, Airbus A330-300, dan juga McDonnell Douglas MD-11.
Dalam tahun 1990-an, Garuda mengalami beberapa musibah, terutama pada tahun 1997, dimana sebuah A300 jatuh di Sibolangit, menewaskan seluruh penumpangnya. Maskapai ini pun mengalami periode ekonomi sulit, karena, pada tahun yang sama Indonesia terkena Krisis Finansial Asia, yang terjadi tahun 1997. Setelah itu, Garuda sama sekali tidak terbang ke Eropa maupun Amerika (meskipun beberapa rute seperti Frankfurt dan Amsterdam sempat dibuka kembali, namun akhirnya kembali ditutup. Rute Amsterdam ditutup tahun 2004). Tetapi, dalam tahun 2000-an ini maskapai ini telah dapat mengatasi masalah-masalah di atas dan dalam keadaan ekonomi yang bagus.
Boeing 747-400 Garuda Indonesia di bandar udara Frankfurt di tahun 2000, saat Garuda masih terbang ke Jerman.
Memasuki tahun 2000an, maskapai ini membentuk anak perusahaan bernama Citilink, yang menyediakan penerbangan biaya murah dari Surabaya ke kota-kota lain di Indonesia. Namun, Garuda masih saja bermasalah, selain menghadapi masalah keuangan (Pada awal hingga pertengahan 2000an, maskapai ini selalu mengalami kerugian), Beberapa peristiwa internasional (juga di Indonesia) juga memperburuk kinerja Garuda, seperti Serangan 11 September 2001, Bom Bali I dan Bom Bali II, wabah SARS, dan Bencana Tsunami Aceh 26 Desember 2004. Selain itu, Garuda juga menghadapi masalah keselamatan penerbangan, terutama setelah jatuhnya sebuah Boeing 737 di Yogyakarta ketika akan mendarat. Situasi ini diperburuk dengan sanksi Uni Eropa yang melarang semua pesawat maskapai Indonesia menerbangi rute Eropa. Namun, setelah perbaikan besar-besaran, tahun 2010 maskapai ini diperbolehkan kembali terbang ke Eropa, setelah misi inspeksi oleh tim pimpinan Frederico Grandini[5].yaitu rute Jakarta - Amsterdam. Rute Eropa lain seperti Paris, London, dan Frankfurt juga kemungkinan akan segera dibuka kembali.

Asal nama Garuda Indonesia

Pada tanggal 25 Desember 1949, wakil dari KLM yang juga teman Presiden Soekarno, Dr. Konijnenburg, menghadap dan melapor kepada Presiden di Yogyakarta bahwa KLM Interinsulair Bedrijf akan diserahkan kepada pemerintah sesuai dengan hasil Konferensi Meja Bundar (KMB) dan meminta kepada beliau memberi nama bagi perusahaan tersebut karena pesawat yang akan membawanya dari Yogyakarta ke Jakarta nanti akan dicat sesuai nama itu.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Soekarno menjawab dengan mengutip satu baris dari sebuah sajak bahasa Belanda gubahan pujangga terkenal, Raden Mas Noto Soeroto di zaman kolonial, Ik ben Garuda, Vishnoe's vogel, die zijn vleugels uitslaat hoog boven uw eilanden ("Aku adalah Garuda, burung milik Wisnu yang membentangkan sayapnya menjulang tinggi diatas kepulauanmu")
Maka pada tanggal 28 Desember 1949, terjadi penerbangan yang bersejarah yaitu pesawat DC-3 dengan registrasi PK-DPD milik KLM Interinsulair terbang membawa Presiden Soekarno dari Yogyakarta ke Kemayoran - Jakarta untuk pelantikannya sebagai Presiden Republik Indonesia Serikat (RIS) dengan logo baru, Garuda Indonesian Airways, nama yang diberikan Presiden Soekarno kepada perusahaan penerbangan pertama ini.

Nomor penerbangan

  • GA 001 = Penerbangan kepresidenan (Penerbangan kepresidenan jarak jauh dilaksanakan dengan pesawat Airbus A330-300, sementara untuk jarak dekat digunakan Boeing 737-800. Pada era Soeharto, penerbangan kepresidenan dilaksanakan dengan pesawat McDonnell Douglas DC-10)
  • GA 010-079 = Citilink
  • GA 086-089 = Eropa
  • GA 100-199 = Indonesia (Sumatera)
  • GA 200-299 = Indonesia (Jawa Tengah dan Malang)
  • GA 300-399 = Indonesia (Surabaya)
  • GA 400-499 = Indonesia (Nusa Tenggara)
  • GA 500-599 = Indonesia (Kalimantan)
  • GA 600-699 = Indonesia (Sulawesi,Maluku,Papua)
  • GA 700-799 = Australia
  • GA 800-899 = Asia (Kecuali Indonesia dan Timur Tengah)
  • GA 900-999 = Timur Tengah

Armada

Terhitung Maret 2011. Usia rata-rata armadanya adalah 8.1 tahun[12][13]
Sebuah Garuda Indonesia Airbus A330-200
[13]
Garuda Indonesia Fleet

Aircraft
Berdinas
Pesanan
Passengers
Catatan
Livery
Mesin

F
C
Y
Total

6
8 (6 on order + 2 on op-lease)[12]
0
36
186
222
dilengkapi AVOD
1 lagi akan diserahkan 2011, 2 di 2012, 2 di 2013 and 3 di 2014 [12][13]
Baru
RR Trent 772B-60

6
0
0
42
215[14]
257[14]
semua dilengkapi AVOD
New
RR Trent 768

9
0
0
16
94
110
akan dipensiunkan 2014
1 akan dipensiunkan pada 2011, 1 di 2012, 1 di 2013 and 2 di 2014 [12]
Lama
CFM56-3C1

17
0
0
14
120
134
akan dipensiunkan pada 2013
8 akan pensiun di 2011 (setelah 2 pesawat dijual ke TNI AU), 1 di 2012 di 1 in 2013[12]
Lama
CFM56-3C1

0
16
136

5
0
0
12
84
96

Baru
CFM56-3C1

0
24 (17 pesanan + 7 sewa beli)[12][13]
0
12
144
156
7 lagi akan diserahkan 2011, 9 di 2012, 2 di 2013 and 6 di 2014 [13]
New
2 in retro liveries
CFM56-7B

0
0
12
148
160

10
12
150
162

2
0
0
42
386
428
1 akan pensiun pada 2012,Dilengkapi AVOD di Executive Class[12]
Baru[15]
GE CF6-80C2B1F

1
Lama

0
10
295[12]
337[12]
akan dilengkapi kabin First Class
3 akan diserahkan di 2013, 3 di 2014, 3 di 2015 and 1 di 2016[12][13]
Baru
GE90-115B

Total
91
42
Last update: 28 April 2011

Garuda Indonesia







Merpati nusantara airline

Sejarah

Bermodal Rp10 juta dan enam pesawat, Merpati Nusantara Airlines memulai usahanya sebagai jembatan udara yang menghubungkan tempat-tempat terpencil di Kalimantan. Sejak berdiri, tanggal 6 September 1962, sampai sekarang, Merpati mengalami pasang surut. "Jembatan Udara Nusantara". yang sarat misi ini memang seringkali dihimpit masalah.
Merpati "lahir" berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No.19 tahun 1962 yang menetapkan pendirian perusahaan negara perhubungan udara daerah dan penerbangan serbaguna Merpati Nusantara, yang disebut juga PN Merpati Nusantara. Perusahaan milik negara ini memiliki lapangan usaha, meliputi penyelenggaraan perhubungan udara di daerah-daerah dan penerbangan serbaguna serta memajukan segala sesuatu yang berkaitan dengan angkutan udara dalam arti kata yang seluas-luasnya. Maksud dan tujuannya adalah dalam rangka turut membangun perekonomian nasional di sektor perhubungan udara dengan mengutamakan kepentingan rakyat.
F-28 Merpati
Awalnya, Merpati memiliki armada jenis de Havilland Otter/DHC-3 empat unit dan Dakota DC-3 dua unit, yang merupakan pesawat hibah dari Angkatan Udara Republik Indonesia (TNI AU). Ketika itu diketahui, modal awal perusahaan berupa uang rupiah lama sejumlah Rp10 juta. Para pilot dan teknisi dipasok dari AURI, Garuda Indonesia (dulu Garuda Indonesia Airways), dan perusahaan penerbangan sipil lainnya.
Sebagai direktur utama, ditunjuk Komodor Udara Henk Sutoyo Adiputro (1962-1966), yang membawahi hanya 17 personel. Beberapa bulan kemudian, tahun 1963, penerbangan Merpati pun tak hanya di Kalimantan, tapi juga menerbangi rute Jakarta-Semarang, Jakarta-Tanjung Karang, dan Jakarta-Balikpapan.
Tahun 1964, Merpati menerima penyerahan seluruh hak konsesi dan operasi, serta kepemilikan sejumlah pesawat bekas maskapai Belanda NV de Kroonduif dari Garuda. Pengalihan ini dilakukan, dengan alasan Garuda sedang mengembangkan kegiatan untuk menjadi flag carrier nasional dan internasional. Pesawat hibah itu adalah tiga Dakota DC-3, dua Twin Otter dan satu Beaver. Dengan armada 12 pesawat, Merpati mulai tumbuh. Penerbangannya mulai merambah Papua (Irian Jaya), Sumatera, dan Nusa Tenggara Barat.
Seiring pertumbuhannya, Merpati memandang perlu untuk memperkuat armadanya dengan tambahan tiga Dornier DO-28 dan enam Pilatus Porter PC-6. Namun, beberapa pesawat sebelumnya ada yang tidak lagi dapat dioperasikan sehingga armada efektif Merpati 15 pesawat. Jumlah karyawan Merpati pun bertambah, menjadi 583 orang.

Bergabung dengan Garuda

Tahun 1978, keluar PP, yang memengaruhi riwayat Merpati, yaitu PP Nomor 30/1978, yang intinya mengharuskan Merpati mengalihkan modal ke Garuda Indonesia. Merpati yang menjadi anak perusahaan Garuda, tetap menjalankan penerbangan perintis, lintas batas, transmigrasi, borongan wisatawan, dan angkutan barang, serta usaha-usaha lainnya. Pola operasi Merpati memang menyelenggarakan penerbangan pada semua jaraingan penerbangan dalam negeri, secara terpadu dan saling mengisi dengan Garuda.
Penerbangan perintis merupakan tantangan besar tapi mulia bagi Merpati. Namun dalam menjalankannya, Merpati mengikutsertakan sejumlah perusahaan penerbangan swasta. Seperti PT SMAC untuk melayani Sumatera Utara dan Tengah, sejak tahun 1978, dengan PT DAS untuk wilayah Kalimantan (sejak 1979), dengan PT Deraya di Kalimantan (sejak 1988), dengan PT Indoavia di Maluku (sejak 1988), dan dengan PT Asahi Mantrust di Kalimantan Timur.
Pasca keluarnya PP itu, tahun 1979, Dirut Garuda Wiweko Soepono pun menunjuk R.A.J.Lumenta (1979-1983) sebagai direktur utama. Dengan menerapkan sistem manajemen yang ketat dan terarah, Lumenta membawa Merpati ke untuk melangkah lebih baik lagi. Dia juga meyakinkan pemerintah agar memberi dana segar sebesar 18 juta dollar AS, untuk memodernisasi armada.
Lumenta lah yang pertama kali menyuarakan bahwa Merpati tengah merugi, bahkan menuju kebangkrutan. Oleh karena itu, menjadi anak perusahaan Garuda dinilai sebagai langkah paling strategis, ketika itu. Lumenta, yang memang "orang Garuda", pun mengelola Merpati dengan gaya manajemen Garuda, terutama dalam rencana penerbangannya
Kemajuan mulai terlihat, ketika tahun 1980, Merpati memperoleh tambahan 14 NC-212 dari pemerintah. Kemudian, ditambah lagi dengan pembelian empat pesawat bekas dan enam pesawat baru dari jenis yang sama. Selain itu, hanggar-hanggar pemeliharaan pesawat pun dibangun di Makassar dan Manado. Adanya tempat-tempat perawatan pesawat tersebut, merupakan awal keberhasilan Merpati beroperasi di wilayah Timur.
Beberapa bulan di tahun 1983, Merpati dipimpin J. Soekardjo. Karena masa jabatannya yang singkat itu, ia jarang disebut-sebut. Selanjutnya, pada 10 November 1983, ia digantikan Soeratman (1983-1989).
Pada masa jabatan Soeratman, Merpati memperoleh hibah dua Pesawat Hercules L-100 (versi sipil dari C-130) dari Pelita Air Service, tahun 1986. Merpati juga membuka penerbangan Kupang-Darwin menggunakan HS-748, yang kemudian diganti dengan F-28.
Tanggal 25 Juni 1986, Merpati menandatangani kontrak pembelian 15 CN-235 dari IPTN, pada saat Indonesia Air Show (IAS) yang pertama di bekas Bandara Kemayoran, Jakarta. Penyerahan pertama pesawat yang awalnya merupakan hasil kerjasama CASA dan IPTN itu hanya berlangsung akhir tahun itu juga.
Pada Mei 1989, kembali ada penggatian pucuk pimpinan Merpati. Kali ini giliran Capt. F. H. Sumolang (1989-1992) Langkah ini sebagai titik tolak realisasi integrasi penuh atau operasi terpadu Merpati ke dalam Garuda Indonesia Group. Merpati ditetapkan sebagai pendukung operasi penerbangan Garuda di tingkat domestik. Sejumlah armada Garuda pun dialihkan kepada Merpati, antara lain, enam F-28 Mk.3000, 22 F-28 Mk. 4000, dan sembilan DC-9.

Merpati kini

Tahun 2007, Merpati mulai melaksanakan program revitalisasi dan modernisasi armada secara parsial ,mengingat Merpati hingga saat ini masih bergelut dengan masalah keuangan[3][4], terutama armada perintis, dengan memesan 14 pesawat Xian MA60 dari Xian Aircraft China. Merpati juga sempat menyewa 1 ATR 72, namun kemudian dikembalikan karena dianggap tidak ekonomis (beberapa sumber menyatakan bahwa ATR hanya disewa sementara, menunggu tambahan MA60) . Merpati juga mengumumkan akan membeli 11 pesawat 30-kursi untuk rute domestik. (tipe belum dikonfirmasi), serta juga kemungkinan akan memesan pesawat N-219 buatan PTDI sekitar tahun 2011 ini.
Pada 7 Mei 2011 lalu, sebuah pesawat Xian MA60 (PK-MZK) jatuh di perairan Kaimana, menewaskan seluruh penumpangnya yang berjumlah 27 orang (21 penumpang dan 6 kru). Kecelakaan ini menambah panjang daftar kecelakaan yang melibatkan armada perintis Merpati. Kecelakaan terakhir yang dialami Merpati adalah pada tanggal 2 Agustus 2009, dimana sebuah Twin Otter jatuh di pegunungan di Papua, menewaskan seluruh 16 penumpangnya (13 penumpang dan 3 kru). Setelah kecelakaan di Kaimana, banyak pihak mempertanyakan keputusan Merpati membeli pesawat Xian MA60 tersebut, serta dugaan mark-up dan kolusi yang terjadi saat proses pembeliannya.

 

Armada

Pesawat Xian MA60 milik Merpati di Bandar Udara El Tari, Kupang, di bulan Januari 2011
C-212 Merpati
Armada Merpati Nusantara Airlines per 1 Januari 2011 terdiri dari:
  • 1 Boeing 737-500 (PK-MDT)
  • 2 Boeing 737-400 (PK-MDO,PK-MDZ) (Merpati akan menerima 6 Boeing 737-400 bekas Garuda)
  • 1 Boeing 737-200
  • 7 Boeing 737-300 (Merpati akan menerima 4 Boeing 737-300 bekas Indonesia AirAsia)
  • 13 Xian MA60 (PK-MZA,PK-MZC,PK-MZD,PK-MZE,PK-MZF,PK-MZG,PK-MZH,PK-MZI,PK-MZJ,PK-MZL,PK-MZM,PK-MZO,PK-MZP) (2 pesawat baru mengalami kecelakaan {PK-MZJ} (PK-MZK),4 pesawat telah memakai livery baru)
  • 2 Fokker-100 (PK-MJC,PK-MJD)
  • 10 CASA C 212 (PK-NCH,PK-NCL,PK-NCN,PK-NCR,PK-NCS,PK-NCV,PK-NCW,PK-NCX,PK-NCY,PK-NCZ)(7 diantaranya telah pensiun, akan dipensiunkan total sekitar 2011)
  • 8 DHC-6 (PK-NUH,PK-NUI,PK-NUO,PK-NUR,PK-NUS,PK-NUU,PK-NUZ,PK-NVA)(kemungkinan segera dipensiunkan dan akan digantikan oleh N-219 atau DHC-6)
  • Merpati Nusantara [[Image

mandala

Sejarah singkat mandala airlines

Mandala adalah maskapai nasional berumur 40 tahun yang telah dibeli oleh Indigo Partners dan Cardig International di tahun 2006. Pembelian Mandala didasarkan pada pertimbangan bahwa potensi yang bisa diraih terkait dengan peluang pertumbuhan bisnis penerbangan di dunia ketiga, setelah China dan India. Dengan pasar domestik yang lebih besar dari India, investasi melalui Mandala, memberi peluang bagi Mandala untuk memanfaatkan jaringan rute penerbangan yang luas dengan brand nasional yang kuat serta memungkinkan menjadikan Mandala sebagai maskapai penerbangan modern yang menawarkan keamanan, dapat diandalkan, dengan harga terjangkau.
Pada 2007, Mandala telah memesan 30 pesawat airbus baru senilai 2,3 miliar dolar AS, Mandala dikelola jajaran manajemen berpengalaman internasional. Mandala juga telah menghentikan penggunaan semua Pesawat Boeingnya dan menjalin kerja sama dengan Singapore Airlines Engineering Company untuk perawatan pesawat.
Mandala kini menawarkan jaringan pelayanan yang luas untuk 17 tujuan penerbangan, dengan menggunakan pesawat yang aman dan armada Airbus A320 dan A319 dengan ketepatan jadwal, kebersihan pesawat terjaga serta penawaran harga yang sangat terjangkau.
Prioritas utama Mandala adalah menjadi maskapai penerbangan dengan standar keselamatan penerbangan internasional. Untuk mencapai itu, Mandala telah menjalani audit guna mendapatkan sertifikasi IOSA dari IATA. Selain itu, Mandala juga telah menjalani audit dari Airbus, Boeing dan sejumlah perusahaan di bidang perminyakan yang telah memberikan persetujuan untuk terbang bersama Mandala. Karena masalah utang, maskapai ini berhenti beroperasi pada tanggal 12 Januari 2011 ini [1]. Maskapai ini kemudian meminta penjadwalan ulang pembayaran utangnya ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat [2].Utang Mandala saat itu sebesar 800 milyar rupiah kepada 271 kreditur, terutama kepada penyewa (lessor) pesawat-pesawatnya.[3] Akhir Februari 2011, para kreditur menyetujui untuk merestrukturisasi utang Mandala menjadi saham. 70.58 persen kreditur menyetujui merestrukurisasi utang maskapai ini sebesar 2.4 triliun rupiah.
Pada April 2011, tim kurator menyatakan bahwa Mandala akan menjalankan operasinya kembali pada bulan Mei 2011[4]. Maskapai ini kemudian memastikan diri kembali beroperasi pada bulan Juni 2011.[5]. Sebagai bagian restrukturisasinya, maskapai ini pun mengalami pergantian kepemilikan saham. Pemegang saham mayoritas adalah PT Saratoga Investment Group sebesar 51%, diikuti oleh Tiger Airways dari Singapura sebesar 33%, dan 16% sisanya dimiliki oleh pemegang saham lama dan para kreditor[6].

Armada

Airbus A319-100 dengan warna baru Mandala
Mandala menerapkan one-single aircraft policy (kebijakan pengoperasian satu jenis pesawat), yaitu hanya dengan mengoperasikan armada Airbus. Pada 16 Januari 2009, Mandala meng-ground seluruh armada Boeing nya dan mulai menerapkan kebijakan pengoperasian satu jenis pesawat tersebut. Saat ini, Mandala mengoperasikan jenis pesawat Airbus A320 dengan kapasitas kursi 180 dan pesawat A319 dengan kapasitas 144 kursi. Selain pesawatnya yang canggih, Mandala memilih Airbus karena teknologinya yang ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan bahan bakar.

Mantan Armada


Mandala Airlines Mandala-Airlines.gif
RI
MDL
MANDALA
Didirikan 17 April 1969 Berhenti beroperasi 10 Januari 2011 Hub Jakarta (CGK) Hub sekunder Surabaya (SUB) Kota fokus
Lounge penumpang Mandala Priority Aliansi TransNusa Ukuran armada 11 (+ 30 pesanan) Kota tujuan 16 Perusahaan induk
Slogan perusahaan The New Mandala Kantor pusat
33-37 Jalan Raya Tomang
Grogol Petamburan
Jakarta Barat
Orang penting
  • Diono Nurjadin (President Direktur)
  • Warwick Brady (CEO)
  • Steve Wilks (COO)
  • Michael Hamelink (CFO)

Sriwijaya Air

Sriwijaya Air adalah sebuah maskapai penerbangan di Indonesia. Sriwijaya Air didirikan dengan tujuan untuk menyatukan seluruh kawasan Nusantara seperti keinginan raja kerajaan Sriwijaya dahulu yang berasal dari kota Palembang. Oleh keluarga Lie (Hendry, Chandra, Andi dan Fandi) keinginan tersebut diwujudkan melalui pengembangan transportasi udara. Pada mulanya Sriwijaya Air mengoperasikan 13 buah Boeing 737-200. Sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pemenuhan pelayanan publik yang lebih baik, Sriwijaya Air menambah dan memperluas jangkauan penerbangannya dari Barat ke Timur dan menambah 10 pesawat dengan seri yang lebih baru Boeing 737-400 dan 737-800NG serta 20 pesawat Embraer 175 dan Embraer 195. Pada tanggal 18 Desember 2008, Sriwijaya Air akan mengembangkan sayapnya dengan membuka rute internasional ke Singapura. Kode penerbangan Sriwijaya Air yang diberikan oleh IATA adalah SJ dan kode ICAO: SJY, serta tanda panggil (callsign) "Sriwijaya".AircraftIn FleetOrdersPassengersRoutesNotesBoeing 737-20090128Domestic routesKemungkinan akan dipensiunkanBoeing 737-30090154Rute domestik dan internasionalBoeing 737-40060180Rute domestik dan internasionalBoeing 737-800[2]020189Rute domestik dan internasionalmulai dioperasikan 2012Embraer 17501095Rute domestikdiserahkan 2012-2016Embraer 195010105Rute domestikdiserahkan 2012-2016Total2440Last updated: 27 Februari 2011

Armada

Terhitung 27 Februari 2011.[1]
Aircraft
In Fleet
Orders
Passengers
Routes
Notes
9
0
128
Domestic routes
Kemungkinan akan dipensiunkan
9
0
154
Rute domestik dan internasional

6
0
180
Rute domestik dan internasional

0
20
189
Rute domestik dan internasional
mulai dioperasikan 2012
0
10
95
Rute domestik
diserahkan 2012-2016
0
10
105
Rute domestik
diserahkan 2012-2016
Total
24
40


Last updated: 27 Februari 2011


LION AIR

Armada

Armada Lion Air per 7 Juni 2011 terdiri dari:[2]**

Sejarah


Perjalanan panjang yang telah ditempuh Lion Air berawal dari penerbangan domestik yang kecil. Setelah 13 tahun pengalaman di bisnis wisata yang ditandai dengan kesuksesan biro perjalanan Lion Tours, kakak-beradik Kusnan dan Rusdi Kirana bertekad menjadikan impian mereka untuk memiliki usaha penerbangan menjadi kenyataan. Dibekali ambisi yang tinggi dan modal awal 10 juta dolar Amerika Serikat, Lion Air secara hukum didirikan pada bulan Oktober tahun 1999. Namun pengoperasian baru berjalan di mulai pada tanggal 30 Juni tahun 2000, dengan menggunakan sebuah pesawat Boeing 737-200. Saat ini, Rusdi Kirana sebagai salah satu pemilik Lion Air [5] memegang jabatan sebagai Presiden dan juga Direktur.
Hingga pertengahan 2005, bersama dengan penerbangan internasional lainnya, Lion Air menempati Terminal 2F Bandara Sukarno-Hatta; sedangkan perusahaan penerbangan lokal atau penerbangan domestik menempati Terminal Satu. Faktor tersebut, selain mampu memberikan para penumpang kemudahan penerbangan sambungan ke Indonesia atau dari Indonesia ke tujuan internasional lainnya, juga memberikan keuntungan lebih dari segi prestise. Tetapi kemudian Lion Air dipindahkan ke Terminal 1A dan penerbangan ke Pulau Sumatera,Batam,Pangkalpinang,dan Palangkaraya dioperasikan di terminal 1B (mulai 11 Oktober 2010)hingga saat ini.Sedangkan semua penerbangan internasional Lion Air dilayani dari terminal 2E.
Pada 2005, Lion Air memiliki 24 pesawat penerbangan yang terdiri dari 19 seri McDonnell Douglas MD-82 dan 5 pesawat DHC-8-301. Untuk memenuhi layanan yang rendah biaya, Armada Lion Air didominasi oleh MD-80 karena efisiensi dan kenyamanannya. Dalam upaya meremajakan armadanya, Lion Air telah memesan 178 Boeing 737-900ER yang akan diantar bertahap dari 2007 hingga 2014. Lion Air berencana bersaing baik dengan Garuda Indonesia maupun Saudi Arabian Airlines untuk menerbangi rute-rute umroh bahkan haji dengan pesawat Boeing 747-400. 2 (dua) Pesawat Boeing 747-400 sudah masuk dalam armadanya.

WINGS ABADI AIR

Data Kode

  • Kode IATA: IW
  • Kode ICAO: WON
  • Panggilan: WINGS ABADI

Sejarah

Maskapai penerbangan ini diresmikan pada tahun 2003 dan memulai operasinya pada tanggal 13 Juni 2003. Sahamnya 100% dimiliki oleh Lion Air. Maskapai ini mengoperasikan penerbangan domestik ke seluruh Indonesia dan 2(Dua) penerbangan internasional ke Malaysia.Dua rute yang sudah dioperasikan adalah rute Medan-Penang dan Pekan Baru-Malaka.

Armada

Armada pesawat Wings Air mencakup pesawat berikut ini (September 2011) [1] :

Pelita Air Service

Sejarah

Berdiri pada tahun 1970 dengan nama Permina Air Service, semula Pelita Air difokuskan pada layanan penyewaan pesawat (air charter). Selama beberapa dekade, Pelita Air melayani jasa penerbangan bagi beberapa perusahaan minyak di Indonesia, baik perusahaan asing maupun domestik.
Semula PT. PAS berdiri di bawah naungan Pertamina (BUMN milik pemerintah), untuk memenuhi kebutuhan transportasi internal perusahaan, lalu dikembangkan menjadi maskapai yang menyediakan layanan penyewaan pesawat bagi perusahaan lain sejenis. Sepanjang 1970 - 1990, Pelita Air menjadi jasa layanan penyewaan pesawat bagi pelanggan tertentu saja.
PT PAS kemudian berdiri sendiri, melepaskan dari manajemen Pertamina. Kini Pelita Air berada di bawah manajemen PT. Pelita Air Service (PAS). Pada perkembangannya, di awal dekade 2000-an, Pelita Air mencoba melakukan layanan penerbangan umum domestik dengan nama Pelita AirVenture, tetapi ditutup setelah 2 tahun.

Armada

Tidak seperti maskapai penerbangan lain yang mengandalkan pesawat Boeing/Airbus, Pelita Air menggunakan pesawat-pesawat Fokker dan BAe (British Aerospace). Maskapai ini memiliki beberapa pesawat Fokker 28, Fokker 100, RJ-85, dan beberapa helicopter jenis Bell-412,Bell-430,S-76, Super Puma,Puma dan BO-105 untuk layanan komuter. Hingga kini Pelita Air masih dicarter oleh Sekretariat Negara untuk mengurus aktivitas operasional pesawat kepresidenan RI, sebuah Avro RJ-85. 1 pesawat Dash-7 digunakan untuk keperluan penerbangan PT Pupuk Kaltim.
Armada Pelita saat ini:
Helikopter/Rotary Wing
Untuk saat ini, Pelita Air masih melayani permintaan penyewaan pesawat dari para pelanggannya dahulu, termasuk PT Pupuk Kaltim.

 

Kartika Airlines

Kartika Airlines adalah sebuah maskapai penerbangan berjadwal yang berpusat di Indonesia. Maskapai ini melayani penerbangan domestik dari Jakarta.
Maskapai ini didirikan pada tahun 2001 dan mulai beroperasi pada 15 Mei 2001. Maskapai ini dimiliki oleh PT. Truba. kemudian pada tahun 2005 diambil alih oleh PT Intra Asia Corpora hingga sekarang. Pada April 2008, Departemen Perhubungan Republik Indonesia membekukan izin penerbangan Jatayu Airlines karena tidak memenuhi kelayakan jumlah armada (minimal dua buah pesawat).Sekarang,Kartika Airlines beroperasi kembali dengan membuka rute-rute bagian Indonesia Timur

Data kode

  • IATA Code: 3Y
  • ICAO Code: KAE
  • Callsign: KARTIKA

Armada

Pada bulan Desember 2010, armada Kartika Airlines terdiri dari:

Indonesia AirAsia

Sejarah

Logo AWAIR
Indonesia AirAsia didirikan pada September 1999 dengan nama PT. AWAIR International. Mereka memulai penerbangan berjadwal ke beberapa kota di Indonesia pada tahun 2000, yang kemudian diikuti pembukaan penerbangan ke luar negeri (Singapura). Persaingan yang ketat di sektor penerbangan di Indonesia membuat AWAIR menghentikan operasinya sekitar setahun kemudian.
Pada tahun 2004, AWAIR diambil alih AirAsia, dan mengalihkan orientasi pasarnya ke penerbangan berbiaya rendah. Penerbangan pertamanya dimulai pada Desember tahun itu. Mulai 1 Desember 2005, AWAIR berganti nama menjadi PT. Indonesia AirAsia.

Data kode

  • Kode IATA: QZ
  • Kode ICAO: AWQ
  • Tanda panggil: Wagon Air

Armada

Armada Indonesia AirAsia per 10 February 2011 terdiri dari:

Malaysia Airlines

Sejarah

Setelah pemisahan Malaysia-Singapore Airlines, sebagian besar aset MSA menjadi milik Singapore Airlines termasuk rute-rute internasional yang berasal dari Singapura. Pesawat Boeing 737 dan 707 dimiliki Singapura dan aset Malaysia Airline System hanyalah Fokker F27, rute domestik, dan internasional yang berasal dari Malaysia. MAS mulai beroperasi pada 1 Oktober 1972.
Pesawat berbadan lebar pertama MAS adalah DC-10 pada 1976 dan Boeing 747 pertama MAS datang pada 1982. Penggunaan nama Malaysia Airlines dimulai pada tahun 1987.

[sunting] Malaysia Airlines memecahkan rekor Perjalanan Terjauh Dunia Seattle-Kuala Lumpur

Malaysia Airlines memecahkan rekor Perjalanan terjauh Dunia dari Seattle-Kuala Lumpur dengan pesawat Boeing 777-200 ER dengan jarak 20.044 km dalam waktu 21 Jam 23 Menit, pada 2 April 1997. Kemudian 42 Jam setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia Airlines Boeing 777-200 ER tiba di Boeing Field, Seattle, Washington, Amerika Serikat sehingga Boeing 777 dianggap sebagai Pesawat Penumpang Paling Terjauh, Teraman, Dan Berbadan Lebar Dunia.

Armada

Mantan Armada

Malaysia Airlines pernah mengoperasikan pesawat jenis:

Singapore Airlines

Sejarah

Awal Mula

Pembentukan Singapore Airlines bermula dari Malayan Airways Ltd. dan penerbangan perdananya dilaksanakan 1 Mei 1947. Pada saat itu, kota yang dilayani adalah Kuala Lumpur, Ipoh, dan Penang di Malaysia. Maskapai tersebut berkembang setelah usainya Perang Dunia II dan pada 1955, armadanya termasuk sejumlah besar pesawat DC-3

Pemisahan

Pada 1963, terbentuk Federasi Malaysia yang mengubah maskapai menjadi Malaysian Airways. Pemisahan Singapura dari Federasi terjadi pada 1965 dan pada 1966 Malaysian Airways mengubah namanya menjadi Malaysia-Singapore Airlines.
Operasi MSA terhenti pada 1972 saat terjadi perselisihan pendapat antara kedua pihak. Malaysia lebih menekankan penerbangan domestik sedangkan Singapura memilih jalur internasional.
Walaupun terjadi pemisahan, para pramugari Singapore Airlines atau biasa disebut Singapore Girls tetap menggunakan baju kebaya.

Singapore Airlines

Perkembangan pesat terjadi di tahun 1970-an saat Singapore Airlines menghadirkan Boeing 747 dalam armadanya. Pada 1980-an, Amerika Serikat, Kanada, dan Eropa ditambahkan pada jaringan rute Singapore Airlines.
Tahun 2004, Singapore Airlines memulai perjalanan langsung dari Singapura ke Los Angeles dan New York (Bandara Internasional Newark Liberty. Maskapai ini juga sudah mempromosikan diri sebagai pengguna pertama pesawat Airbus A380 yang digunakan pada akhir 2006 untuk penerbangan antara Singapura, London, dan Sydney.

Armada

Armada pesawat terbang Singapore Airlines terdiri dari empat tipe, Boeing 747 dan Boeing 777 dari Boeing dan Airbus A380 Airbus A340 dari Airbus. Singapore Airlines juga akan menjadi pengguna pertama dari A380 yang terakhir dijadwalkan akan mulai pelayanan pada Desember 2006.
  • 7 Airbus A 330-300 [12 dalam pemesanan]
  • 5 Airbus A 340-500
  • 6 Airbus A 380-800 [13 dalam pemesanan]
  • 9 Boeing B 747-400
  • 45 Boeing B 777-200ER
  • 12 Boeing B 777-300
  • 19 Boeing B 777-300ER
  • Airbus A 350-900XWB [20 dalam pemesanan]
  • Boeing B 787-800 [20 dalam pemesanan]
Total : 103 Dalam Pemesanan : 65

AirAsia

Data Kode

  • Kode IATA: AK
  • Kode ICAO: AXM
  • Kode panggil : Air Asia
  • Kode panggil (Indonesia Air Asia): QZ
  • Kode panggil (Thai Air Asia): FD
  • Kode panggil (Air Asia X): D7

Sejarah

Awalnya AirAsia dimiliki oleh DRB-HICOM milik Pemerintah Malaysia namun maskapai ini memiliki beban yang berat dan akhirnya dibeli oleh mantan eksekutif Time Warner, Tony Fernandes, dengan harga

simbolik 1 Ringgit pada 2 Desember 2001. Tony melakukan turnaround dan AirAsia berhasil membukukan laba pada 2002 dengan berbagai rute baru dan harga promosi serendah 10 RM bersaing dengan Malaysia Airlines.
Pada 2003, dibukalah pangkalan kedua di Bandara Senai, Johor Bahru dekat Singapura dan AirAsia melakukan penerbangan internasionalnya ke Thailand. Sejak itu, dibukalah Thai AirAsia dan dilakukanlah berbagai penambahan rute seperti ke Singapura dan Indonesia. Penerbangan ke Makau dimulai pada Juni 2004 sedangkan penerbangan ke Manila dan Xiamen dimulai pada April 2005. Rute lain yang akan dibuka adalah ke Vietnam, Kamboja, Filipina, dan Laos.
Selain Thai AirAsia, di Indonesia juga terdapat perusahaan AirAsia yaitu Indonesia AirAsia (sebelumnya bernama AWAIR) yang terbang dari Jakarta ke Yogyakarta, Denpasar untuk tujuan lokal, dan dari Surabaya ke Medan untuk rute domestik lainnya, selain itu penerbangan dilakukan keluar Indonesia melalui kota-kota besar seperti Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Solo, Balikpapan dan Makassar

Armada

Armada AirAsia terdiri dari 20 buah Boeing 737-300 pada Maret 2005 namun akan digantikan dengan 60 buah Airbus A320 dan Airbus A330-200 serta Airbus A340 untuk penerbangan Air Asia X Dengan rute jarak jauh